Hukum  

Pengunjung Gondol Laptop Pegawai RS. William Booth Surabaya, Mengaku Hendak Pulang Kampung

Wasilah Indi

Jagad Warta – Surabaya, Muhtar yang gondol Laptop pegawai RS.William Booth Surabaya memaksanya untuk diadili, dipersidangan Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (30/1/2024), mengaku, hendak pulang kampung.

Dipersidangan tersebut, Muhtar yang ditetapkan, sebagai terdakwa atas sangkaan menggondol barang milik orang lain oleh Jaksa Penuntut Umum JPU dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Ahmad Muzakki, dijerat sebagaimana yang diatur dalam pasal 362 KUHP.

Disesi agenda mendengar keterangan korban, yakni, David Ari Wibowo, dihadapan Sang Pengadil mengatakan, dirinya memergoki terdakwa saat keluar dari ruang ganti pakaian.

Saat itu, dirinya, melihat terdakwa membawa tas hitam yang berisi lap top miliknya. Secara otomatis saya menegur terdakwa namun, tampak terdakwa ngotot kalau tas yang dibawa adalah miliknya.

David Ari Wibowo merasa kesal maka terdakwa di bawa ke pos satpam RS.William Both guna diamankan dan dilaporkan ke polisi terdekat.

Sesi selanjutnya, Andi salah satu Satpam RS.William Booth Surabaya, dalam keterangan mengatakan, awalnya terdakwa tidak mengaku.

Kemudian, dilakukan pemeriksaan sembari menghidupkan Laptop ternyata Laptop tersebut, milik David Ari Wibowo maka terdakwa tak bisa mengelak lagi

Kemudian, kami melaporkan kejadian ini terhadap kepolisian guna di proses lebih lanjut.

Usai mendengar keterangan kedua saksi Sang Pengadil memberi kesempatan terhadap terdakwa untuk memberi tanggapan.

Adapun, tanggapan terdakwa yakni, mengamini atau membenarkan keterangan kedua saksi pegawai RS William Booth Surabaya.

Sedangkan, pada agenda pemeriksaan terdakwa, ada sebuah pengakuan bagi terdakwa yang terpaksa menggondol Laptop karena hendak pulang kampung.

” Saya terpaksa Yang Mulia hendak pulang kampung,” ungkapnya.   MET.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari
Girl in a jacket
www.jagadwarta.com