Sosialisasi Undang Undang Nomor 12 Tahun 2022, Kembali Bergulir Di Kecamatan Dau Malang

Wasilah Indi

Jagad Warta – Malang, Upaya percepatan kabarkan Undang Undang nomor 12 tahun 2022, tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) kembali digelar di Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Upaya diatas, di prakarsai oleh, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Malang, pada Rabu (29/11/2023).

Selain itu, upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Malang, juga menggandeng Agus Salim Ghozali, A. M.pdi,SJ.M.H.C.P.L.C.M.L.C.Medis Law sebagai nara sumber.

Pentingnya kabarkan Undang Undang nomor 12 tahun 2022, dengan harapan bahwa perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Malang, akan merasa terlindungi terkait, kekerasan seksual.

Melalui pantauan di Pendopo Dau, antusias masyarakat mengikuti sosialisasi tersebut, tidak hanya ibu ibu maupun anak juga tokoh lintas agama serta ormas.

Namun, para remaja yang tergabung dalam Karang Taruna hingga para jamaah rutin Tahlil pun, turut hadir serta meminta agar Desa Desa lainnya, di Kabupaten Malang agar mendapat kesempatan yang sama guna sosialisasi Undang Undang nomor 12 tahun 2022.

Dikesempatan tersebut, Kepala Dinas Perempuan dan perlindungan Anak, Arbani, yang diwakili oleh, Kabid TPSK, Achmad Yani, menyampaikan,bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan bagi korban TPKS.

Adapun, perlindungan bagi korban TPSK yakni, pendampingan hukum, retritusi, Rehabilitasi dan pendampingan terhadap kekerasan seksual, ekplorasi, serta pendampingan psikologi kepada ibu dan anak korban yang terdapat dalam Undang Undang ini .

Dengan sosialisasi diharapkan, di Kecamatan Dau Malang, sudah tidak ada lagi kekerasan seksual terhadap ibu dan anak anak.

” Artinya, wilayah Dau bebas dari paksaan seksual dan kekerasan, cabul terhadap anak , kekerasan seksual anak, perdagangan seksual ,” ujar Yani.

Selain menyampaikan, sambutannya, Yani, mengucapkan terima kasih terhadap nara sumber Agus Salim Ghozali, A.M.pdi,SJ. M.H.C.P.L.C.M.L.C.Medis Law, yang selalu turut andil dalam upaya percepatan kabar Undang Undang nomor 12 tahun 2022.

Dikesempatan lain, Camat Dau Kabupaten Malang, yang diwakili oleh, Kasi Sosial, Wiwin, menyatakan, percepatan kabar ini, sangat penting lantaran, di Kabupaten Malang, kerap terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia berpesan, jika mendapati hal hal diatas, diharapkan, para korban untuk berkoordinasi dengan pihak Satgas PPA di Kecamatan setempat, Polsek, DP3A Kabupaten Malang atau LBH LK-3M agar pelaku kekerasan seksual tidak terjadi atau menghakimi sendiri.

Sementara, Praktisi Hukum yang menjadi Nara sumber, Agus Salim Ghozali, juga Direktur LBH LK-3M l, yang terakreditasi dari Kemenkum HAM, serta Ketua Forum Bantuan Hukum Jawa Timur ini, para peserta bisa melakukan tanya jawab terkait Undang Undang nomor 12 tahun 2022.  TIM.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari
Girl in a jacket
www.jagadwarta.com