Wang Yali Memasuki Tanah Air Indonesia Gunakan Paspor Palsu Dalam Pledoi Minta Dibebaskan

Wasilah Indi

Jagad Warta – Surabaya, Wang Yali yang disangka menggunakan, dokumen palsu guna memasuki wilayah tanah air Indonesia, dipersidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, M. Furqon, menuntut pidana penjara selama 1 tahun bagi Wang Yali.

Dari tuntutan tersebut, dipersidangan, Pengadilan Negeri Surabaya, pada Senin (27/11/2023), Wang Yali, melalui, Penasehat Hukumnya, mengajukan, nota pembelaan.

Inti dari nota pembelaan yakni, memohon terhadap Sang Pengadil guna membebaskan Wang Yali dari segala tuntutan maupun dakwaan JPU.

Adapun, dalil yang disampaikan, bahwa adanya perampasan hak Wang Yali yang dilakukan penyidik di Kepolisian.

Pertimbangan lainnya, apabila Sang Pengadil memiliki pendapat lain, mohon dijatuhkan putusan seadil-adilnya.

Atas nota pembelaan ini, JPU, M. Furqon, menyatakan, akan melakukan tanggapan atas nota pembelaan Wang Yali.

Untuk diketahui, Wang Yali, disangka menggunakan paspor palsu ketika memasuki wilayah tanah air Indonesia.

Wang Yali, kala itu, menggunakan penerbangan melalui, Air Asia dengan rute Kuala Lumpur – Surabaya.

Terkait Sangkaan, JPU juga menyita beberapa dokumen yang digunakan Wang Yali yang terindikasi palsu.

Diantara dokumen yang disita yaitu, Formulir Registrasi Test IELTS atas nama Yu Wen, Flash Disk merk sandisk cruzer blade 16 GB berisi rekaman CCTV IDP Widya Mandala Language Institute pada (3/7/2023).

Barang Bukti lain yang turut disita, Passport atas nama Yu Wen beserta sticker izin tinggal atas nama Yu Wen dan Boarding Pass, Wang Yali, Air Asia dengan rute Kuala Lumpur-Surabaya, guna dirampas untuk dimusnahkan. MET.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari
Girl in a jacket
www.jagadwarta.com