Hukum  

Agus Abdullah Pelaku Penyelewengan Pupuk Subsidi 9 Ton Divonis 3 Bulan Bui

Wasilah Indi

Jagad Warta – Surabaya, Agus Abdullah asal Madura pengepul pupuk bersubsidi, ditetapkan sebagai terdakwa guna dimintai pertanggung jawaban lantaran, pupuk subsidi area Madura dijual ke Madiun.

Dipersidangan tersebut, pada Kamis (23/11/2023), Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jatim, Hary Basuki, saat dikonfirmasi usai sidang, menyatakan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yakni, menjual dan membeli pupuk bersubsidi tanpa dilengkapi dengan legalitas yang sah.

Atas perbuatannya, JPU, menuntut agar Sang Pengadil menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 3 bulan dan denda sebesar 50 Ribu. subsider 15 hari penjara jika denda tidak dibayar.

Masih menurut JPU, atas tuntutan tersebut, Sang pengadil, Sutarno, menjatuhkan, putusan pidana penjara selama 3 bulan dan hukuman percobaan 6 bulan.

” Tadi dipersidangan, terdakwa diputus 3 bulan dengan hukuman percobaan selama 6 bulan mas ! ,” tutur JPU.

Untuk diketahui, dalam layanan SIPP PN Surabaya, disebutkan, Barang Bukti (BB) yang turut disita yakni, pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebanyak 8 Ton dan jenis UREA sebanyak 1 Ton dan tiap sak berisi, 50 Kg. Sehingga total berat keseluruhan 9 Ton.

Barang Bukti lainnya, 1 unit truk Mitsubishi Canter Black Nopol M-8872-UG beserta kunci dan STNK dikembalikan kepada yang berhak yaitu, H.Umar Jabir.     MET.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari
Girl in a jacket
www.jagadwarta.com