Hukum  

Kejari Surabaya Terima Pengembalian Keuangan Negara Terpidana Korupsi PT Dok

Terpidana Dirut PT.DOK Diganjar Pidana Kurungan 8 Tahun

Wasilah Indi

Jagad Warta – Surabaya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, berkomitmen dalam upaya penyelamatan kerugian keuangan negara dari kasus korupsi.

Perihal komitmen diatas, disampaikan, secara langsung oleh, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Danang Suryo Wibowo, Jumat (19/8/2022).

Danang Suryo Wibowo, telah mengklaim
Korps Adhyaksa dibawah kepemimpinannya, telah berhasil memulihkan kerugian negara kasus korupsi PT.Dok Perkapalan Surabaya, sebesar 500 Juta.

” Pemulihan keuangan negara senilai 500 Juta, dari kasus korupsi PT.Dok Perkapalan Surabaya ini, sebagai kado dari Korps Adhyaksa di HUT ke-77 Republik Indonesia ,” bebernya.

Masih menurutnya, penerimaan uang denda atau kerugian sebesar 500 Juta tersebut, diterimanya, dari terpidana PT.DOK Perkapalan Surabaya, Riry Syarief Jetta, yang diserahkan ke Kasi Pidsus Kejari Surabaya.

” Penyerahan uang denda itu sesuai dengan putusan Mahkamah Agung RI No. : 1204 K/Pid.Sus/2020 tanggal 11 Mei 2020 ,” jelasnya.

Danang Suryo Wibowo, menambahkan, dalam kasus ini, terpidana Riry Syareid Jetta selaku, Direktur Utama PT.Dok Perkapalan Surabaya,periode 2014-2016, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas kasus korupsi pengadaan floating dock kapasitas 8500 TLC eks Rusia.

Dari kasus diatas, negara alami kerugian sebesar 4,5 juta dolar AS atau setara dengan sekitar 63 Milyard.

Dalam hal kasus tersebut, telah ditangani oleh, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, pada 2019.

Atas perbuatannya, Dirut PT.Dok Perkapalan Surabaya, periode 2014-2016, Riry Syareid Jetta harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan menjalani pidana selama 8 tahun bui.

” Tak hanya hukuman bui, terpidana juga diwajibkan membayar denda sebesar 500 Juta dan membayar uang pengganti sebesar 132 Juta ,” pungkasnya.    TIM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari
Girl in a jacket
www.jagadwarta.com