Polisi Tangkap 6 Tersangka Baru Pencurian Cengkeh Pabrik Pengolahan Tembakau

Wasilah Indi
Enam Tersangka Bobol Gudang Tembakau PT.AS Diancam Pasal 363 KUHP

Jagad Warta – Polres Malang, Jajaran Polsek Pakisaji berhasil menangkap tersangka baru kasus pencurian cengkeh di PT. Anak Sakti (AS), Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Dari penangkapan tersangka baru, telah ditetapkan sebanyak enam tersangka yang telah diamankan pada Jumat (29/7/2022).

Enam tersangka tersebut, diantaranya, SA, 28 tahun, warga Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, CA, 22 tahun, warga Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, dan WA, 20 tahun, warga Desa Genengan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang.

Selain itu, MNH, 20 tahun, warga Kelurahan Arjowinangun Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, RS, 52 tahun, warga Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, serta ES, 45 tahun, warga Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran juga diamankan.

Menurut Keterangan, Kapolres Malang, AKBP.Ferli Hidayat, melalui, Kasi Humas, Iptu.Ahmad Taufik, mengatakan, penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus pencurian cengkeh sebelumnya.

Melalui pengembangan, diketahui, tiga oknum karyawan pabrik pengolahan tembakau dan satu orang penadah.

” Unit Reskrim Polsek Pakisaji telah melakukan penangkapan terhadap enam pelaku tambahan dalam perkara pencurian dengan pemberatan ,” ungkap Kasi Humas, Sabtu (30/7/2022).

Aksi kejahatan yang dilakukan, yakni, ketika seorang saksi bersama pelapor RS, Assitant Manager Finance dan Acounting PT.AS mengecek rekaman CCTV yang ada di gudang produksi perusahaan.

Dari pengecekan CCTV, dalam kurun beberapa hari terakhir persediaan cengkeh di gudang tersebut telah hilang dengan total dua karung (±50 Kg).

Pihaknya, membenarkan bahwa kejadian pencurian tersebut, dilakukan pada hari Rabu (20/7/2022). Dari hasil rekaman CCTV yang berada di gudang produksi tersebut, terlihat para pelaku mengambil barang curiannya.

Sebelumnya, pada saat diketahui kejadian tersebut, pelaku telah berhasil membawa 2 karung dengan berat total kurang lebih 50 Kg.

Saksi menjelaskan, bahwa dengan total 50 Kg, PT.AS mengalami kerugian sejumlah 6 Juta.

“Kami amankan barang bukti satu Flashdisk hasil rekaman CCTV, kartu Tanda Pengenal/ID Card Karyawan, 3 unit sepeda motor yang digunakan pelaku, 4 sak karung cengkeh dengan berat total 124 kg, 2 buah timbangan, 23 buah kantong plastik warna hitam, serta 4 buah hp milik para tersangka,” beber Humas.

Para tersangka, diketahui merupakan oknum karyawan dan satpam. Tersangka mengambil cengkeh dengan memasukkan ke dalam tong sampah dan membawa ke sepeda motor untuk dimasukkan kedalam jok.

Saat dibawa keluar dua tersangka di antara mereka yakni RS dan ES, merupakan satpam tidak memeriksa melainkan diberi uang oleh tersangka lain yang membawa cengkeh.

Barang curian kemudian dibawa ke kediaman SY (tersangka yang sudah ditahan awal), setelah barang terjual hasil penjualan diberikan kepada ST.

Atas perbuatannya, para tersangka diancam sebagaimana yang diatur dalam Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun Penjara.     DW.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari
Girl in a jacket
www.jagadwarta.com